| KK 59 Tuhan Allah Hadir | |
| KK 58 | KK 60 | |
1. Tuhan Allah hadir pada saat ini. Hai sembah sujud di sini. Diam dengan hormat, tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia. Marilah, umat-Nya, hatimu serahkan dalam kerendahan. 2. Tuhan Allah hadir, Yang dimuliakan dalam surga siang-malam. “Suci, suci, suci” untuk selamanya dinyanyikan malak surga. Ya Allah, trimalah pujian jemaat beserta malaikat. 3. Kami menanggalkan hasrat sia-sia, keinginan manusia; jiwa-raga kami, hidup seluruhnya, Tuhan, Kaulah yang empunya. Dikaulah, Yang Esa, patut dimuliakan oleh sluruh alam. 4. Raja yang mulia, biarlah hamba-Mu mengagungkan-Mu selalu, hingga aku ini sungguh beribadat sama seperti malaikat,dan benar mendengar firman-Mu, ya Tuhan, agar kulakukan! 5. Kau bagai udara sumber kehidupan dan tempat gerak semua. Laut tak terhingga, buatlah diriku layak menyelami Dikau: Kau penuh dalamku, aku di dalam-Mu: Kau kerinduanku! 6. Surya Mahasuci, biarlah cahya-Mu hangat menyentuh wajahku. Bagai kuntum bunga, bila disinari, memekar ke matahari, ku telah berserah: biar Kau berkarya dalam segalanya. 7. Jadikanlah aku hamba bersahaja dalam damai dan sejahtra. Sucikanlah aku, agar Kau kupandang dalam roh dan kebenaran. Arahku pada-Mu: wajah-Mu kucari kini dan abadi. Syair: Gott ist gegenwärtig, Gerhard Tersteegen, 1729 terj. Yamuger, 1983 (revisi, 2016) Lagu: Bremen/Joachim Neander-Neumann, 1680 |
| Referensi Aransemen : | |
| | |
Cross Reff : KJ 17 | |
Reff Style : PowerBallad ; MM 60 | |
Reff Chord : KK 59 |
| KK 58 | KK 60 | |